Selasa, 25 Januari 2011

Membangun Portfolio

Pengusaha yang Kreatif - Membangun Portfolio


Ada berbagai macam portfolio, tergantung pada jenis bisnis kreatifitas anda. Jika anda seorang pelukis, misalnya, portfolio anda berisi kumpulan lukisan terbaik anda, atau jika anda seorang penulis, dapat memasukkan proyek penulisan profesional ke dalam portfolio, dsb. Dengan kemajuan teknologi, saat ini ada berbagai cara agar klien potensial mendapatkan portfolio anda, misalkan melalui gambar digital yang dikirim via email atau CD, atau di World Wide Web. Semakin anda mempermudah klien potensial mengakses portfolio anda, mereka akan semakin sering meninjau pekerjaan anda dan mempertimbangkan untuk proyek potensial.

Portfolio anda juga memiliki fungsi lain. Dengan menunjukkan klien potensial bahwa anda telah menyelesaikan proyek profesional milik klien, mereka akan merasa nyaman menggunakan anda dalam proyek. Sebuah portfolio yang profesional memberikan kesan pada klien bahwa anda sangat serius dengan bisnis anda serta dapat dipercaya untuk memenuhi komitmen. Jika anda mendapatkan testimoni dari klien sebelumya dan tingkat kepuasan atas kinerja anda, maka portfolio akan menjadi alat marketing yang kuat. Klien potensial ingin merasa aman dengan orang yang mereka sewa. Semakin anda membuat mereka merasa nyaman dan yakin untuk memilih anda, kesempatan untuk memenangkan kepercayaan mereka semakin besar.

Tantangan yang dihadapi oleh pengusaha baru adalah membangun sebuah portfolio. Jika anda baru memulai, mungkin anda tidak memiliki portfolio proyek profesional yang signifikan untuk dicantumkan. Pada poin ini anda perlu mencantumkan proyek kreatif pribadi kedalam portfolio anda sebagai gambaran klien potensial akan gaya kreatifitas anda. Dengan memasukkan item tersebut kedalam portfolio akan menguntungkan, namun klien yang tertarik dengan anda ingin melihat contoh hasil profesional anda. Ini adalah hal yang tidak dapat dielakkan. Bagaimana anda dapat membangun sebuah portfolio jika anda tidak memiliki proyek profesional, dan bagaimana anda mendapatkan proyek profesional jika anda tidak memiliki portfolio? Jawabannya: membangun portfolio adalah prioritas utama dalam bisnis baru anda, meski ini berarti anda harus memberikan jasa sukarela atau membarikan harga yang rendah.

Meskipun sasaran memiliki usaha adalah untuk menghasilkan uang, taruhan terbaik dalam membangun portfolio adalah dengan memberikan jasa sukarela untuk organisasi lokal atau nirlaba. Banyak organisasi yang mencari relawan untuk tugas regular, dan beberapa menyewa relawan sebagai bagian dari tim, jika mereka puas dengan layanan yang diberikan, jadi jangan buang kesempatan ini. Tidak hanya akan membantu anda membangun portfolio, namun juga referensi yang mereka berikan akan sangat berharga.

Cara lain untuk membangun portfolio adalah dengan melakukan barter bisnis dimana anda memiliki hubungan yang kuat, apakah dengan toko lokal yang sering anda kunjungi, atau bisnis seorang teman yang memerlukan bantuan. Jika anda dapat menemukan cara untuk melakukan pertukaran jasa dengan bisnis ini, dan mendapatkan referensi pada saat pengerjaan tugas, maka akan terjalin hubungan yang saling menguntungkan. Mungkin ini bukan cara yang terbaik untuk mendapatkan keuntungan, namun cara yang bagus untuk membangun portfolio yang penting, yang nantinya akan membantu bisnis anda semakin berhasil.

Mungkin anda akan mengalami, meskipun telah membuat portfolio, anda masih mengenakan dibawah standar atas jasa yang dikerjakan untuk mendapatkan klien potensial. Namun ini tidak akan selamanya. Semakin banyak proyek yang anda hasilkan dan selesaikan, dan semakin establish anda di pasar, semakin flexibel pula anda dalam menetapkan harga. Tujuannya adalah memposisikan diri anda di pasar. Jadi jika dengan mengenakan dibawah standar atas jasa anda akan membantu mencapai sasaran ini, maka layak digunakan.

Memulai bisnis kreatif bukanlah hal yang mudah. Pada kenyataannya, merupakan hal yang sangat menantang. Dengan membangun portfolio yang kuat di tempat kerja, anda dapat memposisikan diri anda sebagai bisnis kreatif yang berhasil di pasar. Mungkin akan memerlukan waktu, namun upaya yang anda lakukan dalam membangun portfolio ketika anda memulai usaha dapat memberikan keuntungan yang besar dimasa depan.

Sumber:Jennifer Prince.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar